Kamis, 04 Januari 2018

Lumbung Padi Suku Sasak



Di Indonesia banyak sekali suku dan budaya asli masyarakat yang tersebar dari ujung Sabang hingga ujung Merauke, ribuan suku asli Indonesia tersebar dengan ciri khas masing-masing, salah satunya adalah suku  asli Lombok yang dikenal suku Sasak. Di Pulau Lombok masih banyak dijumpai masyarakat tersebut dengan budayanya yang khas. Salah satunya adalah rumah suku Sasak seperti lumbung padi, yang dibangun dengan menggunakan bahan alami seperti kayu dan rotan. Lantainya adalah tanah yang dipadatkan dan pintu masuknya pas seukuran tubuh orang dewasa dan agak sedikit merunduk ketika melewatinya.
 Lumbung padi atau yang disebut juga sakempat oleh masyarakat sasak ini, menjadi bangunan yang bernilai penting bagi suku Sasak  di Lombok. Bahkan, pemerintah daerah setempat menggunakan lumbung tersebut sebagai bagian dari lambang resmi Kabupaten Lombok Tengah.

Suku Sasak menjadi penduduk mayoritas di Pulau Lombok. Mereka masih menjunjung tinggi tradisi yang sudah turun temurun diwariskan oleh nenek moyang mereka. Salah satu yang masih dijaga adalah lumbung padi, Tempat para pria suku Sasak menyimpan hasil bumi setelah panen.

Masyarakat suku Sasak memang rata-rata berprofesi sebagai petani. Para pria akan pergi ke ladang atau sawah, sementara para wanita tinggal di rumah menenun kain dan membuat kerajinan tangan untuk dijual kepada para wisatawan.

Atap bangunan lumbung yang dibuat tinggi ternyata ada alasannya. Hal itu dimaksudkan untuk menghindari bila ada banjir, atau hama tikus. Sehingga hasil panen yang disimpan di sana akn tetap aman.

14 komentar: